Bekas Bos Maskapai Sri Lanka Diamankan Berkaitan Suap Airbus

Bekas Bos Maskapai Sri Lanka Diamankan Berkaitan Suap Airbus

Penegak hukum Sri Lanka tangkap bekas direktur maskapai nasional SriLankan Airlines, Kapila Chandrasena, sebab disangka terima suap dari perusahaan pesawat terbang asal Prancis, Airbus. Menurut penyelidik, sogokan itu diberi untuk loloskan kontrak penyediaan pesawat Airbus berharga miliaran dolar.

Seperti dikutip AFP, Jumat (7/2), aparat Sri Lanka tangkap Kapila pada Kamis tempo hari. Ia ditahan untuk penyelidikan sepanjang dua minggu ke depan, berkaitan dugaan terima suap serta pencucian uang. Sedang sang istri, Priyanka Niyomali Wijenayaka, diringkus sebab diduga lakukan pencucian uang.

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa yang memerintah proses penyidikan itu dikerjakan. Skandal sangkaan suap itu berlangsung waktu SriLankan Airlines beli 10 pesawat dari Airbus seputar tujuh tahun kemarin. Kapila waktu itu memegang jadi direktur eksekutif SriLankan Airlines. Proses penyidikan pada pemerintahan awalnya mandek serta baru dikerjakan sekarang.

Baca juga : Dokter Yang Berikan Peringatan Awal Mengenai Virus Corona, Meninggal Dunia

Masalah sangkaan suap yang disangka dikerjakan Airbus sekarang sedang santer dilacak. Serta, dua bos AirAsia, Tony Fernandes serta Kamarudin Meranun, turut terbawa masalah itu serta putuskan mengundurkan diri sesaat. Penyidik dari Kantor Kejahatan Serius Inggris (SFO) mengatakan Airbus tidak dapat menahan beberapa petingginya tidak untuk menyogok direktur serta karyawan dari maskapai penerbangan untuk keuntungan usaha.

Pengadilan Prancis menjatuhkan denda sebesar 3,6 miliar Euro (seputar Rp54 triliun) pada Amerika Serikat, Inggris serta maskapai ditempat berkaitan masalah itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *